Abstrak
Latar Belakang: Dewasa ini, perkembangan teknologi mengalami peningkatan yang sangat signifikan di samping manfaatnya, penggunaan media sosial yang berlebihan juga dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan penggunanya. Salah satu dampak buruk dari penggunaan media sosial berlebih adalah insomnia. Insomnia merupakan suatu keadaan sulit dalam memulai, mempertahankan dan merasakan kualitas tidur yang baik
Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara penggunaan media sosial dengan kejadian insomnia pada Mahasiswa Administrasi Kesehatan Universitas Negeri Makassar.
Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Dengan teknik pengambilan sampel secara simple random sampling dengan jumlah sampel 216 responden. Penelitian dilaksanakan di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Makassar. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat berupa Chi Square dengan tingkat kemaknaan <0,05.
Hasil: Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial dengan kejadian insomnia (p = 0.033).
Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ada hubungan antara penggunaan media sosial dengan kejadian insomnia pada Mahasiswa Administrasi Kesehatan Universitas Negeri Makassar.

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2024 Array