Analisis Tindakan Tidak Aman dan Masa Kerja Terhadap Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Bengkel Motor di Kotamobagu
PDF (English)

Cara Mengutip

Moh. Rizki Fauzan, Sarman, Fachry Rumaf, Ni Wayan Dimkatni, Hairil Akbar, & Christien Gloria Tutu. (2024). Analisis Tindakan Tidak Aman dan Masa Kerja Terhadap Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Bengkel Motor di Kotamobagu. Graha Medika Public Health Journal, 3(1), 35-40. Diambil dari https://journal.iktgm.ac.id/publichealth/article/view/181

Abstrak

Latar Belakang: Kecelakaan di tempat kerja dapat terjadi kepada siapa saja baik itu tenaga kerja, manajemen,
perusahaan di tempat kerja yang mana hal ini menimbulkan banyak kerugian baik secara langsung maupun
tidak langsung. Bengkel-bengkel saat ini di anjurkan agar memiliki pemikiran dan konsep pengoperasian yang
berbeda.
Tujuan: Menganalisis tindakan tidak aman dan masa kerja terhadap kejadian kecelakaan kerja pada pekerja
Bengkel Motor di Kotamobagu.
Metode: Penelitian ini menggunakan kuantitatif observasional dengan desain penelitian cross sectional
dilakukan pada pekerja bengkel motor yang terdiri dari 69 pekerja. Teknik pengambilan sampel dalam
penelitian ini menggunakan total Sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square.
Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa tindakan tidak aman (ρ-value = 0,001) dan masa kerja (ρ-value =
0,003) berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja.
Kesimpulan: Terdapat hubungan tindakan tidak aman dan masa kerja dengan kejadian kecelakaan kerja Pada
pekerja Bengkel Motor di Kotamobagu. Diharapkan pekerja di bengkel motor agar selalu menggunakan alat
pelindung diri apabila bekerja dan memberikan tanda/rambu di tempat-tempat yang berisiko ditempat kerja.

PDF (English)
Creative Commons License

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Hak Cipta (c) 2024 Array