Analisis Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Pemanfaatan Buku KIA sebagai Media Deteksi Dini Stunting pada Balita di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Bontomarannu
PDF (English)

Cara Mengutip

Nurul Fajriah Istiqamah, Meliana Handayani, Yadi Jayadilaga, & Dian Anggraeni Rachman. (2024). Analisis Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Pemanfaatan Buku KIA sebagai Media Deteksi Dini Stunting pada Balita di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Bontomarannu. Graha Medika Public Health Journal, 3(1), 72-78. Diambil dari https://journal.iktgm.ac.id/publichealth/article/view/188

Abstrak

Latar Belakang: Prevalensi pemanfaatan buku KIA di Sulawesi Selatan yang ditinjau dari pemantauan pertumbuhan sebesar 50,5%, pemantauan perkembangan sebesar 41,7%, riwayat imunisasi sebanyak 64,9% dan pemeriksaan kesehatan pada saat sakit sebesar 16,1%. Terdapat beberapa daerah di Sulawesi Selatan dengan prevalensi pemanfaatan buku KIA yang rendah salah satunya ialah Kota Makassar dengan prevalensi pemanfaatan berdasarkan poin pemantauan pertumbuhan (32,44%), pemantauan perkembangan (32,44%), riwayat imunisasi (62,70%) dan pemeriksaan pada saat sakit (7,64%).

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuandan sikap dengan pemanfaatan buku KIA sebagai alat media deteksi dini stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Bontomarannu.

Metode: Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini akan mengukur variabel independen yang telah ditentukan terhadap pemanfaatan buku KIA di UPT Puskesmas Bontomarannu.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa responden yang memiliki pengetahuan kurang baik dan memberikan dampak pemanfaatan buku KIA secara efektif sebanyak 56 orang (19,1%) dan tidak efektif sebanyak 41 orang (14,0%). Sedangkan pengetahuan yang baik dan memberikan dampak pemanfaatan buku KIA secara efektif sebanyak 113 orang (38,6%) dan tidak efektif sebanyak 83 orang (28,3%). Sedangkan untuk hasil penelitian variabel sikap bahwa sikap yang negatif dan memberikan dampak pemanfaatan buku KIA secara efektif sebanyak 32 orang (10,9%) dan tidak efektif sebanyak 57 orang (19,5%). Sedangkan sikap yang positif dan memberikan dampak pemanfaatan buku KIA secara efektif sebanyak 137 orang (46,8%) dan tidak efektif sebanyak 67 orang (22,9%).

Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yakni tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pemanfaatan buku KIA oleh ibu balita di wilayah kerja UPT Puskesmas Bontomarannu dengan hasil uji chi square diperoleh nilai sig 1.000 > 0,05 (???? > α ). Sedangkan untuk variabel sikap, terdapat hubungan antara sikap dengan pemanfaatan buku KIA oleh ibu balita di wilayah kerja UPT Puskesmas Bontomarannu dengan hasil uji SPSS didapatkan nilai sig .000 < 0,05 (???? < α ).

PDF (English)
Creative Commons License

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Hak Cipta (c) 2024 Array