Abstrak
Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) termasuk salah satu penyakit tidak menular yang sedang menjadi
perhatian utama dalam kesehatan global disebabkan prevalensinya yang terus meningkat. Tingkat kepatuhan
yang tidak optimal sering kali menjadi hambatan dalam keberhasilan terapi, yang dapat berujung pada kondisi
hiperglikemia yang tidak terkontrol serta meningkatkan kemungkinan terjadinya komplikasi kronis, seperti
penyakit kardiovaskular, gangguan ginjal, dan kerusakan saraf.
Tujuan: Menganalisis hubungan efikasi diri dan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada
pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Kedungwaru Kabupaten Tulungagung
Metode: Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif analitik observasional dengan memakai rancangan cross
sectional yang menggunakan pendekatan retrospektif. Lokasi penelitian di lakukan di Puskesmas Kedungwaru
Kabupaten Tulungagung provinsi Jawa Timur. Populasi kasus dalam penelitian ini adalah seluruh pasien
diabetes melitus tipe 2 di UPTD Puskesmas Kedungwaru Kabupaten Tuungagung total sebanyak 846.
Berdasarkan penentuan untuk besar sampel memakai rumus slovin, sehingga didapatkan sampel sebesar 90
orang. Teknik dalam pengambilan sampel pada penelitian ini dengan purposive sampling. Serta dilakukan
analisis data menggunakan uji chi-square.
Hasil: Penelitian membuktikan efikasi diri (p=0,001;OR=4,29) dan dukungan keluarga (p=0,001;OR=4,29)
berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Kedungwaru
Kabupaten Tulungagung.
Kesimpulan: Terdapat hubungan efikasi diri dan dukungan keluarga dengan dengan kepatuhan minum obat
pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Kedungwaru Kabupaten Tulungagung Diharapkan
peningkatan peran tenaga kesehatan dalam memberikan konseling berkelanjutan dan pengembangan intervensi
berbasis keluarga dalam meningkatkan kepatuhan.

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2026 Array
