Abstrak
Latar Belakang: Low Back Pain merupakan rasa nyeri yang dirasakan pada punggung bawah yang sumbernya adalah tulang belakang daerah spinal (punggung bawah), otot, saraf, atau struktur lainnya di sekitar daerah tersebut. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan pada 5 Penjahit dari 2 tempat yang berbeda di Kota Kotamobagu terdapat 80% (4 penjahit) mengalami LBP, sedangkan 20% (1 Penjahit) tidak mengalami LBP.
Tujuan: Menganalisis faktor yang berhubungan dengan keluhan low back pain pada penjahit koveksi di Kota Kotamobagu.
Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel dalam penelitian ini terdiri dari 65 responden. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Data dianalisis dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat, dengan menggunakan uji chi square.
Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan posisi duduk (ρ value=0,005) dan lama duduk (ρ value=0,002) dengan keluhan low back pain pada penjahit konveksi di Kota Kotamobagu.
Kesimpulan: Posisi duduk dan lama duduk berhubungan dengan keluhan low back pain pada penjahit konveksi di Kota Kotamobagu. Diharapkan kepada seluruh penjahit konveksi untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga postur tubuh ketika bekerja agar terhindar dari penyakit punggung yaitu low back pain, sehingga pekerjaan bisa lebih produktif dan peningkatan kualitas produksi lebih baik.
