Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Penemuan Penderita TB Paru di Puskesmas Kota Makassar
PDF (English)

Cara Mengutip

Darmawati Wajib, & Syamsul Ishak. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Penemuan Penderita TB Paru di Puskesmas Kota Makassar . Graha Medika Public Health Journal, 2(2), 65-72. Diambil dari https://journal.iktgm.ac.id/publichealth/article/view/153

Abstrak

Latar Belakang: Penyakit TB paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tubercolosis. Angka penemuan penderita (CDR) TB Paru di kota Makassar CDR nya sebesar 69 %. Sumber penemuan penderita TB paru di kota Makasar hanya 59 % ditemukan di Puskesmas.

Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan penemuan penderita TB Paru di Puskesmas Kota Makassar.

Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu pengelolah TB paru dan tenaga laboratorium/mikroskopis di seluruh Puskesmas Kota Makassar dengan jumlah sampel sebanyak 72 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data penelitian dilakukan dengan menggunakan uji chi square.

Hasil: Variabel yang berhubungan dengan penemuan penderita TB paru di puskesmas kota makassar adalah motivasi petugas (p value= 0,000), pelatihan petugas (p value = 0,000), dan sarana laboratorium (p value= 0,015), sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah insentif petugas (p value = 0,096) dan pengetahuan petugas (p value = 0,091).

Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan petugas sebaiknya mengikuti setiap pelatihan yang berhubungan dengan TB Paru yang diselenggarakan oleh dinkes untuk untuk dapat menambah wawasan dan meningkatkan motivasi mereka, dan petugas di puskesmas agar lebih memperhatikan dan menambah kelengkapan sarana laboratorium sehingga dapat memperlancar proses pemeriksaan tersangka TB Paru. Perlu diadakan monitoring dan evaluasi hasil kegiatan di puskesmas setiap triwulan dan setiap tahun harus dilakukan feed back laporan program TB ke puskesmas agar setiap petugas dapat mengetahui hasil kinerjanya.

PDF (English)