Abstrak
Latar belakang : Kecelakaan kerja merupakan suatu keadaan atau insiden yang tidak diinginkan atau perkirakan sama sekali yang berlangsung di tempat kerja. Bekerja sebagai nelayan juga dapat menimbulkan terjadinya risiko kecelakaan kerja dikarenakan profesi nelayan mempunyai karakteristik pekerjaan 3D diantaranya membahayakan (dangerous), kotor (dirty) dan sulit (difficult). Berdasarkan hasil survei pendahuluan yang dilakukan terdapat 10 nelayan di Kecamatan Bolaang dimanater dapat 10 nelayan yang sering mengalami kecalakaan kerja.
Tujuan: menganalisis determinan kejadian kecelakan kerja pada nelayan di Kecamatan Bolaang.
Metode: jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Cross Sectional. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada bulan februari sampai dengan maret 2023. Sampel dalam penelitian ini adalah Nelayan di Kecamatan Bolaang dengan jumlah 63 orang. Pengambilan sampel menggunakan Probability Sampling dan instrument yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Chi Square.
Hasil: Penelitian ini menunjukkan tingkat pendidikan (p value=0,580), pengalaman/masa kerja (p value= 0,021), waktu operasi (p value 0,009), dan alat bantu penangkapan (p value 0,002) berhubungan kejadian kecelakaan kerja pada nelayan di Kecamatan Bolaang. Diharapkan kepada dinas perikanan melakukan pemahaman pada nelayan untuk tingkat pendidikan serta tidak terjadi kecelakaan kerja pada nelayan.

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2023 Array
