Studi In-Silico Sambiloto (Andrographis Paniculata Ness.) Terhadap Target Aksi Xanthin Oksidase

Penulis

  • Tarisya Pobela Institut Kesehatan Dan Teknologi Graha Medika
  • Rizky Resvita R. Bahi Institut Kesehatan Dan Teknologi Graha Medika

Kata Kunci:

Andrographis paniculata, Docking Moleculer, Xanthin Oksidase

Abstrak

Tanaman sambiloto (Andrographis paniculata Ness.) berpotensi dalam menurunkan kadar asam urat serta dapat menghambat pembentukan xanthin oksidase oleh kandungan metabolit sekunder yang terdapat pada tanaman tersebut. Dimana penggunaan sambiloto lebih efektif karena minim efek samping dibandingkan dengan penggunaan obat sintetik seperti NSAID, kortikosteroid, kolkisin, dan inhibitor xanthin oksidase yang dapat menimbulkan efek samping dalam penggunaan jangka panjang seperti kemerahan pada kulit, necrosis hepatic, leukopenia, dan juga menimbulkan toksisitas pada gastrointestinal.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah senyawa aktif tanaman sambiloto berpotensi sebagai obat untuk menurunkan kadar asam urat dengan menghambat enzim xanthin oksidase, menggunakan metode studi In Silico secara penambatan moleculer dengan menggunakan aplikasi Autodock 4.0. Aktivitas senyawa tanaman sambiloto terhadap enzim xanthin oksidase dapat dilihat melalui nilai energi ikatan (ΔG), konstanta inhibisi (Ki), interaksi hidrofobik dan ikatan hidrogen yang terbentuk serta residu asam amino yang terikat. Ukuran pusat penambatan (grid box) pada penelitian ini yaitu x = 29.104 ; y = 12,538 dan z = 190,589 dengan volume x,y,z = 40. Hasil simulasi docking moleculer diperoleh 4 senyawa uji terbaik yaitu Neoandrographolide yang memiliki nilai energi ikatan (ΔG) sebesar -10.76 dengan konstanta inhibisi (Ki) 12.90, Deoxyandrographolide memiliki nilai ΔG -9,70 dan Ki 78.04, Andrographolide dengan nilai ΔG -9.61 dan Ki 90.48, dan senyawa 14-Deoxy- 11,12-didehydroandrographolide dengan nilai ΔG -9.55 dan Ki 100.70. Kesimpulam dari penelitian ini ialah terdapat empat senyawa tersebut yang memiliki interaksi hidrofobik dan ikatan hidrogen yang sama dengan native ligan sehingga diduga mempunyai potensi terhadap xanthin oksidase

Diterbitkan

2025-06-30 — Diperbaharui pada 2026-03-01

Versi

Cara Mengutip

Tarisya Pobela, & Bahi, R. R. R. . (2026). Studi In-Silico Sambiloto (Andrographis Paniculata Ness.) Terhadap Target Aksi Xanthin Oksidase. Graha Medika Pharmacy Journal, 1(01), 25-38. Diambil dari https://journal.iktgm.ac.id/pharmacy/article/view/235 (Original work published 30 Juni 2025)

Terbitan

Bagian

Articles