Abstract
Latar Belakang: Penyakit infeksi masih merupakan penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian di dunia. Salah satu jenis infeksi adalah infeksi nosokomial. Infeksi ini menyebabkan 1,4 juta kematian setiap hari di seluruh dunia (WHO, 2008). Infeksi nosokomial itu sendiri dapat diartikan sebagai infeksi yang diperoleh seseorang selama di rumah sakit (Darmadi, 2008). Saat ini angka kejadian infeksi nosokomial telah dijadikan salah satu tolak ukur mutu pelayanan rumah sakit.
Metode: Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian analisis deskriptif, dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total population, dengan jumlah sampel sebanyak 36 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan uji statistik yang digunakan yaitu uji Chi Squre dengan tingkat kemaknaan (α) : 0,05.
Hasil Penelitian: Hasil uji tentang hubungan faktor pengetahuan tentang pencegahan infeksi nosokomial dengan kepatuhan perawatan dalam mencuci tangan didapatkan nilai signifikan (p) = 0,007 menunjukkan kekuatan korelasi baik. Uji tentang hubungan faktor sikap terhadap infeksi nosokomial dengan kepatuhan perawat dalam mencuci tangan didapatkan nilai signifikan (p) = 0,041 menunjukkan kekuatan korelasi baik.
Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan faktor pengetahuan dan sikap tentang pencegahan infeksi nosokomial dengan kepatuhan perawat dalam mencuci tangan di IGD RSUP. Prof Dr. R.D. Kandou Manado. Diharapkan bagi instansi rumah sakit terutama di Instalasi Gawat Darurat agar lebih memperhatikan seluruh tindakan pencegahan infeksi nosokomial agar pasien tidak terinfeksi dan bisa mempercepat proses penyembuhan.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Copyright (c) 2019 Array